Berkembangnya masyarakat mempengaruhi perkembangan perekonomian dan tentunya berpengaruh terhadap perkembangan di dunia bisnis. Kompetisi antar pelaku usaha semakin ketat dan para pelaku bisnis berupaya menciptakan hal – hal baru untuk bertahan dalma kompetisi bisnis yang semakin ketat.

 

Hal yang baru yang diciptakan oleh anda dapat diambil alih oleh pihak lain. Karena itu ide yang terwujud dalam hasil karya tersebut penting untuk anda lindungi. Perlindungan itu dalam hukum dinamakan hak kekayaan intelektual.

 

Namun tak semua orang memiliki pengetahuan yang cukup mengenai hak kekayaan intelektual. Penyebabnya karena informasi mengenai hak kekayaan intelektual masih sedikit. Hak Kekayaan Intelektual atau HKI merupakan istilah “payung”, umbrella term, untuk menaungi beragam jenis hak eksklusif yang masing-masing memiliki karakteristik, ruang lingkup dan sejarah perkembangannya sendiri-sendiri.

 

Hak Kekayaan Intelektual atau yang sering disingkat “HKI” adalah istilah yang dipergunakan untuk merujuk kepada seperangkat hak eksklusif yang masing-masing diberikan kepada seseorang yang telah menghasilkan karya dari olah pikirnya, yang memiliki wujud, sifat atau memenuhi kriteria tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Hak kekayaan intelektual sendiri merupakan aset yang dapat diperjual belikan, dilisensikan, dan bahkan diwariskan seperti hak-hak kebendaan lainnya. Intinya hak kekayaan intelektual dapat dialihkan kepemilikannya berdasarkan alasan sah dan dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.

 

Hak Kekayaan Intelektual beragam jenisnya, namun pada bahasan ini akan dibahas beberapa hak kekayaan intelektual yang umum dikenal masyarakat:

 

Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan/atau jasa.

 

Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

 

Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan dari padanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang komoditas industri, atau kerajinan tangan.

 

Untuk mendapatkan perlindungan oleh hukum, maka pemilik kekayaan intelektual harus mendaftarkan kekayaan intelektualnya. Apabila kekayaan intelektual anda telah didaftarkan berarti sudah sah secara hukum dan berhak mendapat perlindungan dari negara,