Apakah kamu pernah mendengar kerabat atau orang lain yang menyebutkan kalimat “Mereknya udah di patenkan belum?” atau begini “Coba patenkan merekmu!”

Melihat kalimat diatas, membawa kita ke pertanyaan memangnya suatu merek bisa dipatenkan?

Eits, jangan lupa ketika kita meninjau kembali mengenai perlindungan kekayaan hak kekayaan intelektual maka dapat dipastikan kalimat tersebut salah kaprah. Merek dan paten merupakan 2 cabang dari Hak Kekayaan Intelektual yang berbeda.

Yuk simak ulasan berikut untuk mengetahui perbedaan merek dan paten!

Dari segi peraturan yang mengatur merek diatur oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis (UU MIG) dan perubahannya di UU Cipta Kerja, sedangkan paten diatur oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten (UU Paten).

Merek memiliki arti tanda yang memiliki daya pembeda yang berfungsi untuk membedakan barang/jasa yang sejenis (Pasal 1 angka 1 UU MIG). Sedangkan paten merupakan hak ekslusif yang berikan oleh negara kepada inventor atas invensi di bidang teknologi yang ditemukannya (Pasal 1 angka 1 UU Paten).

Jika merek memiliki jangka waktu perlindungan 10 tahun sejak tanggal penerimaan (Pasal 35 ayat (1) dan (2) UU MIG) beda halnya dengan paten yang memiliki jangka waktu perlindungan 20 tahun sejak tanggal penerimaan dan tidak dapat diperpanjang (Pasal 22 ayat (1) dan (2) UU Paten).

Merek memiliki objek yang dilindungi berupa tanda/simbol untuk membedakan barang dan/atau jasa dalam kegiatan perdagangan, sedangkan paten objek yang harus dilindungi berupa produk/proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.

Contoh merek berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dll. Sedangkan contoh paten meliputi handphone, vaksin, teknologi mesin jahit.

Kekayaan Intelektual yang dapat dilindungi dengan paten adalah invensi atau penemuan di bidang teknologi, beberapa contohnya, handphone, teknologi mesin jahit, vaksin, dsb. Sementara itu, Kekayaan Intelektual yang dapat dilindungi dengan merek adalah tanda/simbol yang digunakan untuk membedakan barang dan/atau jasa ya!

Berarti Anda tidak boleh keliru lagi ya dalam membedakan merek dan paten, karena kedua hal tersebut merupakan cabang Hak Kekayaan Intelektual yang berbeda. Ketika sudah mengetahui bedanya, jangan lupa ya untuk tetap melakukan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual terhadap produkmu ya.

Jika Anda membutuhkan konsultasi mengenai Hak Kekayaan Intelektual, jangan ragu untuk hubung kami ya!